Kamis, 05 November 2015

Awal Mula Rock and Roll

  Rock and roll (sering ditulis sebagai rock 'n' roll) adalah genre musik yang berkembang di Amerika Serikat pada akhir tahun 1940-an, dan mencapai puncak kepopuleran pada awal tahun 1950-an. Dari Amerika Serikat, genre musik ini tersebar ke seluruh dunia. Rock and roll melahirkan berbagai macam subgenre yang secara keseluruhan dikenal sebagai musik rock.

  Ciri khas rock and roll adalah pada ketukan (beat) yang biasanya dipadu dengan lirik. Rock and roll menggunakan beat yang didasarkan salah satu ritme musik blues yang disebut boogie woogie ditambah aksen backbeat yang hampir selalu diisi pukulan snare drum. Versi klasik dari rock and roll dimainkan dengan satu atau dua gitar listrik, gitar bas listrik, dan drum set. Perangkat kibor sering dimainkan sebagai alat musik tambahan. Bila dimainkan dengan dua gitar listrik, gitar listrik yang dimainkan untuk memberi melodi disebut guitar lead, sedangkan gitar untuk memberi ritme dan harmoni disebut gitar ritme. Saksofon sering dijadikan instrumen melodi pada gaya rock and roll awal tahun 1950-an, tapi digantikan perannya oleh gitar elektrik di pertengahan tahun 1950-an.

  Di akhir tahun 1940-an, bentuk awal rock and roll bahkan memakai piano sebagai instrumen melodi. Salah satu cikal bakal rock and roll adalah musik boogie woogie dengan piano sebagai melodi, seperti permainan musik berbagai kelompok big band yang mendominasi dunia musik Amerika dekade 1940-an. Kepopuleran rock and roll secara massal dan mendunia ternyata menimbulkan dampak sosial yang tidak terduga. Rock and roll bukan saja memengaruhi gaya bermusik, tapi sekaligus gaya hidup, gaya berpakaian, dan bahasa. Selain sukses di dunia musik, bintang-bintang di periode awal rock and roll juga sukses di dunia film dan televisi. Elvis Presley, misalnya merupakan bintang rock and roll yang sukses sebagai bintang film dan televisi.

Elvis presley 1956

  Istilah slang "rock and roll" sering dipakai orang berkulit hitam untuk menyebut "hubungan seks". Penyanyi wanita Trixie Smith pertama kali menggunakan istilah "rock and roll" dalam lagu "My Baby Rocks Me With One Steady Roll" yang diedarkan tahun 1922.

Trixie Smith

  Rock and roll sendiri sudah ada sejak tahun 1940-an. Namun baru muncul kepermukaan sejak adanya konflik ketegangan masalah ras di amerika serikat. Orang amerika serikat dan afrika memprotes adanya rasisme. Saat itu musik rock and roll yang berkembang memadukan unsur kulit putih dan afrika. saat itu musik rock and roll sempat dikecam oleh pemerintah. 
  Musik rock and roll dengan cepat menyebar ke seluruh dunia yang ternyata membawa dampak sosial yang cukup besar. bukan hanya mempengaruhi genre musiknya, juga mempengaruhi gaya berpakaian, gaya hidup, dan bahasa yang digunakan. 
  Semakin banyak bintang rock yang sukses, bahkan diantara mereka ada yang merambah ke film dan pertelevisian. Di tahun 1970-an, perkembangan nya semakin luas menjadi sub kategori musik rock seperti hard rock. heavy metal dan punk rock. Tahun 1980-an berkembang kembali dengan munculnya music grunge, indie rock, metal dan britpop. 
  Begitu populernya musik rock dari awal kemunculan nya sampai sekarang. bahkan menjadi tren diseluruh dunia, ini menjadi ide sebuah yayasan rock and roll hall of fame di amerika serikat untuk membuat museum tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan musik rock and roll. Museum nya sendiri dibuat pada tahun 1995, dimuseum ini pengunjung bisa mengetahui sejarah rock and roll baik yang permanen maupun temporer. setiap pengunjung yang datatng bisa melihat asal usul rock and roll dari jaman ke jaman di setiap kota, khususnya di amerika dan inggris sebagai cikal bakal lahirnya musik rock and roll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk berkomentar sesuai dengan artikel. komentar yang mengarah ke tindakan spam akan dihapus. Terima Kasih